Aku tau apa yang sedang kamu rasakan saat ini...
sedih,hancur itu pasti kan?
Kehilangan seseorang yang sangat berati dalam hidupmu, bukan kehilangan untuk sementara
namun selamanya..
Dahulu kau periang, entah apa yang akan terjadi esok hari.
Aku hanya bisa berharap senyuman itu akan selalu hadir menghiasi wajahmu walau tanpa (m)amahmu...
Aku pun tau kamu merasakan putus asa saat ini, namun kamu harus tetap bangkit dan berjuang untuk kedua adikmu itu.
Sosok itu telah tiada sekarang, yang dahulu selalu menemani hari-harimu.
Ini merupakan kejadian, untuk yang kedua kalinya kamu kehilangan sosok orang yang paling berati dihidupmu, semua orang melihatmu dari luar "kamu adalah anak yang tegar" tetapi aku tau kamu tidak setegar apa yang ada dipikiran orang lain, siapa yang tidak sedih bila kehilangan seseorang yang sangat berati melebihi apapun, namun tetap yang utama adalah Alloh.
Kamu tidak berani menampakkan kesedihan itu didepan adik-adikmu. Karena kamu takut mereka akan menangis juga, kamu menyimpan semua beban ini sendiri. kamu pun tidak ingin membebani orang lain,
selalu tersenyum didepan orang lain agar terlihat kuat..
TAKDIR? mungkin ini semua sudah menjadi takdir Alloh.swt, Alloh tau kamu sanggup menerima cobaan ini, bukannya Alloh tidak adil membiarkan mu sendiri didunia ini, justru Alloh sayang sama kamu oleh karena itu kamu mendapatkan cobaan ini.
Bagaimana kamu menjelaskan ini kepada adikmu yang paling kecil, apa yang harus kamu lakukan jika nanti dia bertanya kepadamu...
Seseorang yang menjadi penyemangat itu sekarang sudah pergi menghadap Alloh.swt :{
tetapi kamu jangan khawatir, disini masih banyak orang yang perduli sama kamu, yang sayang sama kamu, dan yang menyayangimu :')
Didunia ini kamu tidak sendirian, ada teman-teman yang selalu membuatmu tertawa,kesel dan lain-lain..
mungkin kesenangan itu hanya sesaat, ketika sampai dirumah semua memori itu terputar lagi. Kamu hanya bisa meratapi kenangan-kenangan manis itu...
Omelan itu sudah tidak terdengar lagi, dan tidak ada lagi orang yang melarangku pergi membawa motor tanpa menggunakan helm dan jacket. Kangen suasana itu, kangen semua memori itu.. Ingin rasanya memutar kembali semuanya, jika Alloh berkehendak aku sungguh tidak ingin seseorang itu pergi :-(
namun semuanya sudah terjadi, Alloh lah yang mengatur semua skenario ini dan kamu harus menerima semuanya. Walau berat menjalani hidup tanpa hadirnya seorang mamah dan ayah, tetapi kamu harus melanjutkan hidupmu. Masih ada janji yang belum kamu tuntaskan, kamu harus menjadi orang yang berguna buat semuanya, harus baik sama kedua adik-adikmu dan jangan sering memarahi adik-adikmu..
Sedikit pesan namun berati, karena kamu tidak akan pernah mendapatkan itu lagi sekarang :'
"YA ALLOH MUDAHKANLAH JALANNYA UNTUK MENJADI ORANG YANG BERGUNA, AGAR MENJADI KEBANGGAAN KEDUA ORANGTUANYA DISANA"
walau tidak hadir disisimu, pastinya kedua orangtuamu ingin melihatmu sukses disana, do'akanlah mereka agar mendapatkan tempat terbaik disisi Alloh.swt..
Aamiin yarab.
(Sedikit kisah, ini aku ambil dari perjalanan hidup seorang remaja cantik dan baik hati)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar