Melihat kondisi kehidupan dan gaya hidup remaja saat ini sudah sangat memprihatinkan sekali, seks bebas,narkoba,rokok,judi,miras,tawuran,geng dll yang bersifat negatif, yang bisa menghncurkan bahkan mengubur masa depannya kelak. Saya perihatin terhadap kondisi remaja sekarang yang keadaan dirinya dan eksistensinya sedang mencari sebuah jati diri, maksudnya adalah, dimana posisi nya dia pertaruhkan atas nama jati diri.
Kita lihat saja diberbagai media elektronik maupun cetak, berapa banyak kasus kriminal,kekerasan, yang sebagian pelakunya adalah anak-anak dan juga dari lingkup umur 15-21 tahun, ini disebabkan faktor penyimpangan sosial yang terjadi pada diri para remaja tersebut, dengan dalih ingin mencari jati diri. Tapi apa yang terjadi, malah mereka terjebak dalam kehidupan yang tidak karuan dan kelam bagi masa depannya kelak.
Penyimpangan sosial bisa terjadi di dalam lingkup internal dan eksternal, yang merupakan berasal dari faktor lingkungan keluarga dan masyarakat disekitarnya atau teman sepermainan nya. Berapa banyak jam mata pelajaran yang mendidik tentang kepribadian akhlak ataupun moral di Sekolah-sekolah Formal baik Negeri ataupun swasta. Jawabannya tidak lebih dalam seminggu itu hanya 2 jam durasi untuk belajar mata pelajaran Agama di Sekolah-sekolah.
Bagaimana akan terserap daya ingat bagi anak remaja khususnya yang notabene nya sedang beranjak dari remaja menjadi masa dewasa, ini sangat penting sekali, saya pribadi dan teman-teman kompasiana juga tidak ingin anak-anaknya kelak jatuh kepada jalan yang sesat dan salah bagi masa depannya kelak nanti. Mereka butuh wadah untuk menyalurkan ekspresi dan daya pikir yang baik, serta jernih,baik dalam sikap,akhlak dan moral.semua orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anak nya kelak.
Saya ingin memberi jalan dan solusi yang tepat untuk menggali potensi dan bakat serta menambah pengetahuan Agama bagi yang beragama Islam khususnya, untuk anak-anak dan remaja yang sedang mencari jati diri pada umumnya. Solusi yang tepat dan pas bagi perkembangan jiwa serta pola pikir mereka yang sedang mengebu-gebu.ini sangat baik jika diarahkan kepada kegiatan yang positif dan bermanfaat.
SOLUSI dan JALAN itu bernama HALAQOH-LIQO, yang notabenenya sudah ada tempat di Sekolah-sekolah berbasis IT (Islam Terpadu) sampai tingkat Perguruan Tinggi Negeri ataupun Swasta yang dikelola dan diorganisir oleh para Aktivis Dakwah, yang biasa dikenal dengan sebutan LDS dan LDK. LDS bisa masuk di Rohis, kalau LDK itu untuk tingkat remaja, sampai dewasa bisa belajar Agama Islam, akhlak,akidah,cerita Nabi, sampai bahas dunia internasional seperti Palestina dll masih banyak lagi yang bisa diambil dari kegiatan yang bernama HALAQOH-LIQO.
Yang mana disana nanti para remaja dibina ditarbiyyahkan kearah yang ebih positif dan bermanfaat,seperti kegiatan membaca AL.Qur’an,mentadabburi ayat,kultum,setor hafalan per ayat atau surah,baru dilanjutkan oleh Materi keislaman dari tingkat dasar sampai yang tinggi.belum lagi ada acara Rihlah, outbond,nanjak gunung, rafting,berkemah semua dibungkus rapi dalam bingkai tali persaudaran yang erat antara senior dan junior didalamnya berlandaskan AL.Qur’an dan hadist.
Akhir kata, mari mencetak manusia yang unggul dalam bidang rohani dan jasmani untuk membangun estafet Amar ma’ruf nahi munkar.
Ilustrasi : kegiatan Halaqoh atau Liqo.
cr : muda.kompasiana.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar